Minggu, 15 April 2012
Sisi Barat
Pada hakikatnya seluruh makhluk adalah bercinta dengan perjalanan.
Singgah pada rahim sang ibu, menjejak bumi, dijemput kematian, kembali kepada Allah Azza wa Jalla hingga waktu yang tak terbatas.Perjalanan sederhana ini bahkan menjadi rumit dalam otak manusia, kecuali pada penciptaNya. Tuhanku tak pernah mencipta tanpa fungsi dan manfaat. Sekecil apapun sesuatu di bumi ini rupanya berfungsi luar biasa. Tuhanku pemilik cerita, selayaknya makhluk berlaku sesuai prosedur yang nantinya mengantar kepada kehidupan abadi, surga.
Semestinya perjalanan ini dimulai dengan ikrar, kesaksian terbesar bahwa Allah SWT adalah Tuhan satu-satunya. Selanjutnya dalam hidup ini manusia belajar, melaksanakan ujian, belajar, diberi kewajiban, ujian, dan juga ujian. Mendapatkan rapor manakala waktunya tiba, nilai yang ada menjadi dasar pada tempat dan ruang yang selanjutnya.
Keseluruahan proses tak lain untuk dapat bertemu seabadinya penghidupan.
*Foto adalah nuansa senja di Mangunan, Imogiri. Tempat ketenangan :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar